Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2024

serba salah

Serba salah. Ngeliat dia dengan suka rela beratapkan langit malam, ada bagian dari diri gue yang ngerasa bersalah. Ngeliat dia berlagak kalo baik-baik aja terjaga semalaman bikin gue sedih, karena untuk pertama kalinya gue sadar sepenuhnya kalo jadi dia itu bener-bener capek. Dia menderita, tapi dia masih bisa menahannya dengan luar biasa. Gue kehilangan kata-kata, karena entah hidayah dari mana semua hal yang udah dia lalui selama berbulan-bulan di sini terputar di kepala. Seandainya gue yang menjalani takdirnya, mungkin gue udah menjadi manusia yang tenggelam dalam kriminalitas. Mungkin gue udah membunuh diri gue sendiri atau mengutuk semua manusia di muka bumi. Tapi dia masih di sini, masih menjadi manusia beradab dengan kesabaran yang luar biasa luasnya. Gue selama ini nggak bisa melihat seutuhnya. Gue hanya tau, “Oke, dia sabar, dia kuat.” Lalu semua fakta gue abaikan dan hanya berfokus pada apa yang gue rasakan, apa yang gue alami, apa yang gue korbankan. Seolah hanya gue yan...